Pada awal tahun
90-an lele dumbo menjadi primadona di Indonesia. Lele ini merupakan benih lele
unggul yang berasal dari Afrika & dikawin silang dengan lele dari Taiwan.
Dibanding dengan lele lokal, lele dumbo ini memiliki ukuran dan ketahanan
terhadap penyakit yang lebih baik. Namun dalam perkembangannya, akibat
persilangan yang tidak terkontrol, maka terjadi penurunan genetik dari lele
dumbo.
Sekitar tahun 2004,
Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi berhasil
menemukan silangan unggul dari lele dumbo ini. Hasil silangan dumbo betina
generasi kedua (F2) dengan dumbo jantan generasi keenam (F6), kemudian disilang
balik. Karena keturunan generasi jantan lebih muda dari generasi betina, maka
timbulah nama Sangkuriang.
Untuk menghindari
kawin tak terkendali yang terjadi pada lele dumbo, maka para petani binaan
ataupun yang ditunjuk akan sangat selektif dalam penyaluran indukan lele
Sangkuriang. Benih lele Sangkuriang diusahakan dijual kepada peternak yang
telah memahami tentang tatacara pembenihan dan pengembangan lele Sangkuriang
atau kepada yang telah mengikuti pelatihan.
Untuk itu, ketika anda
mencari benih lele Sangkuriang yang baik dan berkualitas, pertama kali ada
baiknya anda mencari informasi mengenai indukan lele atas benih lele
Sangkuriang yang benihnya akan anda beli tersebut. Tentunya informasi ini anda
dapat jika anda membeli lansung ke kolam peternak. Minimal anda dapat bertanya
dari mana peternak pembenihan mendapatkan indukan lele Sangkuriang tersebut.
Perlu anda pahami, turunan kedua dari lele Sangkuriang yang anda besarkan,
sudah tidak layak untuk menjadi indukan untuk menghasilkan benih yang
berkualitas seperti kejadian pada lele Dumbo yang kita kenal sekarang ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar