Rabu, 26 Juni 2013

Sejarah Lele Sangkuriang


Pada awal tahun 90-an lele dumbo menjadi primadona di Indonesia. Lele ini merupakan benih lele unggul yang berasal dari Afrika & dikawin silang dengan lele dari Taiwan. Dibanding dengan lele lokal, lele dumbo ini memiliki ukuran dan ketahanan terhadap penyakit yang lebih baik. Namun dalam perkembangannya, akibat persilangan yang tidak terkontrol, maka terjadi penurunan genetik dari lele dumbo.

Sekitar tahun 2004, Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi berhasil menemukan silangan unggul dari lele dumbo ini. Hasil silangan dumbo betina generasi kedua (F2) dengan dumbo jantan generasi keenam (F6), kemudian disilang balik. Karena keturunan generasi jantan lebih muda dari generasi betina, maka timbulah nama Sangkuriang.

Untuk menghindari kawin tak terkendali yang terjadi pada lele dumbo, maka para petani binaan ataupun yang ditunjuk akan sangat selektif dalam penyaluran indukan lele Sangkuriang. Benih lele Sangkuriang diusahakan dijual kepada peternak yang telah memahami tentang tatacara pembenihan dan pengembangan lele Sangkuriang atau kepada yang telah mengikuti pelatihan.
Untuk itu, ketika anda mencari benih lele Sangkuriang yang baik dan berkualitas, pertama kali ada baiknya anda mencari informasi mengenai indukan lele atas benih lele Sangkuriang yang benihnya akan anda beli tersebut. Tentunya informasi ini anda dapat jika anda membeli lansung ke kolam peternak. Minimal anda dapat bertanya dari mana peternak pembenihan mendapatkan indukan lele Sangkuriang tersebut. Perlu anda pahami, turunan kedua dari lele Sangkuriang yang anda besarkan, sudah tidak layak untuk menjadi indukan untuk menghasilkan benih yang berkualitas seperti kejadian pada lele Dumbo yang kita kenal sekarang ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar